GURU DALAM HATI
Pada sebuah kesempatan seorang ustadz sekaligus motivator mengajukan sebuah pertanyaan kepada para calon guru masa depan "dari sekian banyak guruyang pernah mengajar kalian, sebutkan saja satu nama yang kalian rasakan kehadiran hatinya saat mengajar kalian?" Setiap anak mulai berfikir, mengorek orek memori lamanya tentang guru yang mengajar dengan hati, semua mahasiswa mulai mendapatkan jawabannya satu persatu, mengacungkan tangannya dan menyebutkan kisahnya bersama gurunya itu kecuali aku, seakan aliran pikiran ini menemukan batasannya dan tak mendapatkan apa yang aku cari, aku bingung dan sedikit iri dengan teman temanku yang telah menggenggam ditangannya sebuah nama. Menjadi seorang guru memang bukan cita citaku sedari kecil, bahkan pandangan mata ini dulu sangat menghinakaan sebuah profesi ini, entah itu karna kenakalanku sehingga pada banyak kesempatan aku berada pada arah yang besebrangan dengannya, atau mungkin karna pekerjaan itu terlihat tidak menyenangkan, entahla...
Komentar
Posting Komentar